Example 728x250
Budaya

RI dan Mongolia tingkatkan kemitraan bilateral melalui konsultasi politik

19
×

RI dan Mongolia tingkatkan kemitraan bilateral melalui konsultasi politik

Share this article
Example 468x60

Jakarta (ANTARA) – Hubungan bilateral antara Indonesia dan Mongolia terus menunjukkan tren positif, dengan fokus pada penguatan kerja sama di berbagai bidang. Pertemuan konsultasi politik bilateral yang digelar di Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, Kamis (26/2), menjadi momen penting dalam memperkuat hubungan dua negara tersebut.

Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) RI Arrmanatha Nasir dan Wamenlu Mongolia Amartuvshin Gombosuren bertemu untuk membahas perkembangan hubungan bilateral serta peluang perluasan kerja sama. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak menyepakati pentingnya meningkatkan keterlibatan pelaku usaha melalui MoU antar-kamar dagang sebagai jembatan memperluas perdagangan, investasi, dan kemitraan bisnis.

Example 300x600

Potensi Kerja Sama yang Luas

Wakil Menteri Luar Negeri RI Arrmanatha Nasir dan Wamenlu Mongolia Amartuvshin Gombosuren dalam pertemuan konsultasi politik

Pertemuan ini juga menjadi kesempatan untuk mengidentifikasi bidang-bidang kerja sama strategis seperti ekonomi, pertahanan, pertanian, pendidikan, kesehatan, hubungan antarmasyarakat, pariwisata, serta ilmu pengetahuan dan teknologi. Indonesia menilai bahwa Mongolia memiliki potensi besar dalam berbagai sektor, terutama dalam pengembangan sumber daya manusia dan pembangunan berkelanjutan.

“Kami berharap kemitraan Indonesia dan Mongolia terus berkembang dalam kerangka kerja sama komprehensif yang lebih erat, responsif terhadap tantangan global, serta mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara,” ujar Wamenlu Tata dalam pernyataannya.

Penguatan Kerja Sama Pendidikan dan Kesehatan

Pusat Kebudayaan Mongolia di Tanjung Lesung, Banten

Di sektor pendidikan, kerja sama diperkuat melalui berbagai program beasiswa RI bagi mahasiswa Mongolia, termasuk The Indonesian Aid Scholarship (TIAS), Beasiswa Seni dan Budaya Indonesia (BSBI), serta pelatihan peningkatan kapasitas bagi diplomat Mongolia dan program Kemitraan Negara Berkembang (KNB). Sementara itu, di bidang kesehatan, kedua negara sepakat menjajaki kerja sama yang lebih intensif.

Selain itu, Indonesia juga menjadi tuan rumah satu-satunya Pusat Kebudayaan Mongolia di Asia Tenggara yang berlokasi di Tanjung Lesung, Kabupaten Pandeglang, Banten. Hal ini mencerminkan komitmen Indonesia dalam mendukung keberlanjutan budaya dan kerja sama antar bangsa.

Peringatan 70 Tahun Hubungan Bilateral

Pertemuan konsultasi politik ini bertepatan dengan peringatan 70 tahun hubungan bilateral antara Indonesia dan Mongolia. Selain itu, pertemuan ini juga menjadi tindak lanjut dari MoU konsultasi politik yang ditandatangani pada Mei 2025.

Kemlu RI mencatat total perdagangan Indonesia-Mongolia pada 2025 mencapai 56 juta dolar AS dengan tren positif. Angka ini menunjukkan bahwa kerja sama ekonomi antara kedua negara semakin berkembang.

Dialog Perencanaan Kebijakan

Program beasiswa Indonesia untuk mahasiswa Mongolia

Kedua pihak juga sepakat menjajaki pembentukan dialog perencanaan kebijakan untuk memperdalam koordinasi strategis serta pertukaran pandangan terkait dinamika Indo-Pasifik dan isu global. Hal ini menjadi langkah penting dalam memperkuat hubungan bilateral di tengah tantangan global yang semakin kompleks.

Rekomendasi untuk Pembaca

(Read also: RI ajak Mongolia eratkan kemitraan jelang 70 tahun hubungan diplomatik)

(Read also: Pemerintah RI perkuat sinergi diktisaintek dengan Mongolia)

FAQ

Apa tujuan utama pertemuan konsultasi politik Indonesia dan Mongolia?

Tujuan utama pertemuan ini adalah untuk memperkuat hubungan bilateral dan menjajaki peluang kerja sama di berbagai bidang seperti ekonomi, pendidikan, dan kesehatan.

Bagaimana tren perdagangan antara Indonesia dan Mongolia?

Tren perdagangan antara Indonesia dan Mongolia menunjukkan peningkatan, dengan total perdagangan mencapai 56 juta dolar AS pada 2025.

Apa saja bidang kerja sama yang disepakati?

Bidang kerja sama yang disepakati mencakup ekonomi, pertahanan, pertanian, pendidikan, kesehatan, hubungan antarmasyarakat, pariwisata, serta ilmu pengetahuan dan teknologi.

Apakah ada program beasiswa yang tersedia bagi mahasiswa Mongolia?

Ya, Indonesia menyediakan berbagai program beasiswa seperti The Indonesian Aid Scholarship (TIAS) dan Beasiswa Seni dan Budaya Indonesia (BSBI).

Apa peran Pusat Kebudayaan Mongolia di Indonesia?

Pusat Kebudayaan Mongolia di Tanjung Lesung, Banten, menjadi tempat untuk mendukung keberlanjutan budaya dan kerja sama antar bangsa.

Indonesia dan Mongolia telah menunjukkan komitmen kuat dalam memperkuat hubungan bilateral. Dengan kerja sama yang semakin intensif, kedua negara siap menghadapi tantangan global dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kemitraan ini tidak hanya berdampak pada sektor ekonomi, tetapi juga pada pengembangan pendidikan, kesehatan, dan budaya. Dengan visi bersama, Indonesia dan Mongolia akan terus menjalin hubungan yang saling menguntungkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *